Sambutan Wakil Gubernur

Sosialisasi Percepatan Pencapaian Millenium Development Goals (MDGS) dan Launching Website Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Yogyakarta, 2 Februari 2011

Assalamau’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera bagi kita semua.

Anak-anakku yang saya cintai dan saya banggakan,

Marilah kita selalu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan berkah dan rahmat-Nya sehingga kita dapat hadir di sini dalam keadaan sehata wal’afiat.

Saudara-saudara,

Ada yang mengatakan, bahwa “keberhasilan suatu bangsa diawali oleh keberhasilan dalam membina generasi mudanya, dan kehancuran suatu bangsa diawali oleh kehancuran generasi mudanya“. Banyak hal yang bisa menyebabkan kehancuran generasi muda, diantaranya berawal dari perilaku hidup yang tidak sehat dan tidak semestinya.

Contoh konkritnya, bila seseorang terbiasa hidup dengan mengonsumsi Narkoba, maka ada kemungkinan dia terpapar virus HIV/AIDS. Karena, Narkoba dan HIV/AIDS ibarat keping mata uang, di mana antara keduanya saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Narkoba adalahs alah satu media potensial bagi penularan virus HIV/AIDS, terutama yang dilakukan melalui IDUs (Injecting Drug Users) NAPZA.

Kondisi di DIY per Juni 2010 menunjukkan bahwa angka kumulatif HIV ada 750 kasus, dan AIDS 458 kasus. Seperti halnya kasus di tingkat nasional, kasus di DIY didominasi oleh kelompok usia 20-29 tahun, sehingga kelompok ini mulai terinfeksi virus HIV pada usia muda remaja.

Dengan kondisi demikian, pencapaian indikator-indikator Millenium Development Goals (MDG’s) di bidang kesehatan, tentu saja akan sangat sulit dilakukan. Oleh sebab itu, diperlukan daya dorong atau critical driving force yang memadai, diantaranya dengan melakukan sosialisasi, menyusun strategi dan rencana aksi penanggulangan HIV dan AIDS, menyusun rencana percepatan MDG’s, membuat website untuk menyebarluaskan informasi dan lain sebagainya.

Namun perlu dipahami bersama, bahwa dengan melakukan hal-hal tersebut belumlah cukup, karena kunci sukses dalam pembangunan kesehatan kedepan sangat ditentukan oleh adnaya komitmen dari semua pihak, baik dari lingkungan eksekutif, legislatif maupund ari masyarakat termasuk swasta.

Oleh sebab itu, agar apa yang kita lakukan nantinya tidka sia-sia, maka komitmen yang kuat harus terus dibangun, begitu juga sinergi dengan pihak-pihak yang terkait. Saya yakin, kalau hal ini bisa dilakukan, maka pada saatnya nanti kasus HIV/AIDS akan semakin berkurang.

Saudara-saudara,

Demikian beberapa hal yang perlu saya sampaikan, semoga bermanfaat. Dan dengan mengucap Bismillaahirrahmanirrahiim, Sosialisasi Perda HIV dan AIDS, Strategi Dan Rencana Aksi Penaggulangan HIV dan AIDS serta Rencana Percepatan Millenium Development Goals (MDG’s) saya nyatakan dibuka secara resmi, sekaligus pada kesempatan ini saya launching Website Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS Provinsi DIY.

Sekian, terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, 2 Februari 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>